Follow : Like : RSS : Mobile :

Menuju Excellent Teaching University, Unindra Fokus Perkuat Dosen

Foto | Istimewa | Detakjakarta.com

Rektor Universitas Indraprasta PGRI, Prof. Dr. H Sumaryoto kembali menegaskan target kampus pendidikan tinggi yang dipimpinnya hingga 2029 mendatang.

"Sesuai dengan rencana jangka panjang, insyaallah 2029 atau 10 tahun kedepan, kita punya sasaran bahwa Unindra menjadi Perguruan Tinggi yang unggul didalam pembelajaran /excellent teaching university. Oleh karena itu, prioritas pengembangan dosen menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar", kata Rektor Unindra, Prof. Dr. H Sumaryoto dalam sambutannya saat Wisuda ke-69 Unindra Semester Genap 2018-2019 di Sasono Utomo TMII, Jakarta, Sabtu (28/9).

Seperti diketahui, lanjut Sumaryoto, dengan jumlah mahasiswa cukup besar (38 ribuan) dan ketentuan rasio dosen-mahasiswa, maka dosen di Unindra yang sudah menjadi dosen tetap berjumlah 1.037 orang dosen. Ditambah 50 lagi hasil recruitmen baru. Jadi keseluruhan dosen Unindra 1.087 orang dosen.

"Dari dosen yang ada, mulai 2018 lalu kita sudah mengirim dosen untuk studi lanjut untuk S3, kemudian juga tahun ini, sehingga total dosen yang sekarang studi S3 dengan bea siswa internal mencapai 128 orang dosen. Dan sementara yang mendapat bea siswa dari pemerintah sebanyak 40 orang dosen", paparnya.

"Namun dari sisi kondisi dosen, Unindra baru berusia 15 tahun, sudah punya lulusan lebih dari 66 ribu orang, konsekuensinya (dalam usia segitu) adalah dosen-dosen yang kita terima relatif masih yunior, sehingga komposisi jabatan akademik di Unindra sebagian besar adalah masih asisten ahli mencapai 52,62%, kemudian yang sudah mencapai Lektor dan Lektor Kepala sudah mencapai 28,16%, dengan Guru Besar baru 0,91%. Ini jadi tantangan kita kedepan", ungkap Sumaryoto.

Sumaryoto membandingkan, UGM dengan jumlah mahasiswa 40 an ribu memiliki dosen lebih dari 3.300 dengan Guru Besar mencapai 341 orang. "Mudah-mudahan, kita sekuat tenaga mendorong para dosen untuk studi lanjut maupun memproses kenaikan jenjang jabatan akademik", tandasnya.

Kepada 1.126 wisudawan program S1 dan S2 yang secara khidmat mengikuti jalanya prosesi Wisuda ke-69 ini, Sumaryoto tak lupa berpesan agar pandai-pandai mensyukuri segala nikmat yang diterima.

"Peaan saya, syukuri dulu nikmat lulus sebagai sarjana Unindra. Saudara bisa memperoleh ijasah S1 dengan SPP yang dibandingkan sekolahanpun kita masih dibawahnya. Nah, ini kita harus mensyukuri. Kita syukuri dulu. Jangan bicara pekerjaan. Baik pekerjaan, profesi itu pasti. Karena kita lahir di dunia sudah punya suratan sendiri-sendiri. Kalau kita mensyukuri, kita bisa hidup tenang, menjadi orang beriman, bertaqwa, Allah pasti segera menurunkan berbagai nikmat dan pertolongan", pungkas Sumaryoto.