Follow : Like : RSS : Mobile :

801 Mahasiswa Baru Unindra Ikuti Program PKKMB Pascasarjana

Foto | Istimewa | Detakjakarta.com

Sebanyak 801 mahasiswa baru program pascasarjana Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) mengikuti pembukaan Pelaksanakan Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Pascasarjana Unindra, di Balai Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (29/8).

Rektor Unindra Prof. Dr. H Sumaryoto mengatakan 801 mahasiswa baru program pascasarjana tersebut merupakan bagian dari 10.140 mahasiswa baru Unindra Tahun Akademik 2018-2019. Sebelumnya pelantikan dan pengenalan kehidupan kampus untuk program S1 sebanyak 9.339 mahasiswa baru sudah dilaksanakan pada hari Senin (27/8) lalu selama 4 hari.

"Ini suatu kepercayaan yang luar biasa dari masyarakat. Sebanyak mahasiswa tersebut dipercayakan kepada kami. Dan kamipun akan berupaya memenuhi kewajiban kami sebagai institusi", kata Sumaryoto saat pembukaan Program PKKMB Program Pascasarjana Unindra.

Untuk diketahui, Unindra terus berupaya memenuhi seluruh kewajibannya termasuk akreditasi institusi yang pada awal tahun akademik 2018-2019, telah mendapatkan Grade B.

"Kita terima keputusan dari BAN PT padaJuli (2018) lalu. Ini juga merupakan hadiah ulang tahun Unindra ke-14", ucap Sumaryoto.

"Ini mengandung konsekuensi, bahwa kedepan, sesuai visi-misi Unindra untuk menjadi excellence teaching university, kita harus bekerja keras terutama dalam meningkatkan SDM, khususnya dosen dan tenaga kependidikan", sambungnya.

Sumaryoto menjelaskan, dalam draft perubahan Undang-undang guru dan dosen, disebutkan selambat-lambatnya dalam 10 tahun kedepan, semua dosen di Perguruan Tinggi harus mencapai kualifikasi Doktor. "Ini tantangan berat untuk Unindra", ujarnya.

Untuk itu, lanjut Sumaryoto, Unindra mulai Tahun Akademik 2018-2019 sudah memulai program Beasiswa Unindra untuk para dosen dalam rangka dtudi lanjut ke program S3.

"Maka insyaallah, sangat terbuka untuk 5 tahun kedepan, selambat-lambatnya, kita bisa berupaya meningkatkan status akreditasi kita dengan Grade A. Ini harapan kita bersama", imbuhnya.

Kepada para mahasiswa baru Sumaryoto menegaskan, meski biaya pendidikan di Unindra sangat terjangkau, bahkan untuk program S1 termurah diantara perguruan tinggi PGRI se Indonesia, namun proses belajar mengajar di Unindra tidak asal-asalan, tetapi sesuai rambu-rambu akademik yang sudah ditentukan pemerintah, sehingga bisa dipertanggung jawabkan.

"Ksrena ini meripakan wujud visi kita yang salah satunya sdalah peduli. Jadi kita memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk mengenyam pendidikan di Unindra dengan biaya yang sangat terjangkau. Akreditasi ini membuktikan walaupun dengan dana yang murah, tapi kenyataannya kita mendapatkan nilai yang baik", pungkas Sumaryoto. (pur)